Arsip

Arsip untuk 16 April 2011

Bukit Moko

Hari Minggu tanggal 27 Maret 2011 jadi saksi kisahku. Desir angin perbukitan, kebun-kebun menghijau di kiri kanan jalan kecil menanjak menyimpan berjuta kenangan yang tak lekang oleh waktu.

Kami berkumpul di Surapati Core pukul 06.58 wib (jadwalnya). Aku datang sedikit terlambat. Di sepanjang perjalanan menuju Surapati Core hati ini dagdigdug kawatir ditinggal rombongan secara masih nubie-ga punya motor-ga tau lokasi. Tiba di Sucore sudah ada 4orang disana. Salken, absen dan kudapati satu persatu nama mereka Wulanpotter, Mas Hendi, Kang Apit, dan Niken. Sebentar kemudian Andri datang disusul dengan Seandy.

Perjalanan dimulai. Kami berangkat menuju bukit Moko. Aku mbonceng Seandy. Jalan aspal sedikit berlobang disertai pasir kami lewati. Kelokan dan tanjakan kami lalui. Hingga akhirnya ujian pertama pun datang. Jupiter MX yang kunaiki tak mampu menaklukkan tanjakan. Aku pun terpaksa jalan kaki 2 tanjakan. Alamaaak… *hosss

Kami sampai di Cartil. Ambil tempat duduk pesen kopi, mie double, keluarkan rokok dan bulll.. nikmatnya mix asap tembakau dan pahitnya kopi bercanpur segarnya angin pegunungan di pagi hari.

Halim datang Topik pun datang. “Double satu lagi pak!” hehee..
Istirahat, makan, ngopi, udud dirasa cukup. Kami melanjutkan perjalan ke bukit Moko.

Tiba di bukit Moko. Bandung terlihat sangat elok dari atas sini meski masih di selimuti halimun. Tak lupa kami poto-poto, maho2an, bikin skandal, dan pokok acara perkenalan serta membahas seputar BPC Reg. Bandung – next trip dan kaos. Next trip ditetapkan tracking Tahura-Maribaya, sedangkan kaos disepakati merupakan simbol pencapaian (achievement) kita bersama BPC Reg. Bandung.

Matahari telah menampakkan panasnya. Tiba saatnya kami kembali ke aktivitas masing-masing. Dalam benak kami semua menanti akan perjalanan berikutnya karena dalam setiap perjalanan sesingkat apapun akan mendewasakan kita.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.