Beranda > Uncategorized > Dari Secangkir Kopi dan Sebatang Rokok

Dari Secangkir Kopi dan Sebatang Rokok

Kopi dan Rokok mungkin menu utamaku sehari-hari. Entah mengapa saya diberi kesenangan akan dua menu tersebut yang di sisi lain dianggap dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan. Kemana pun aku pergi – ke daerah baru atau kota lain misalnya, selalu aku sempatkan untuk mencoba menikmati kopi khas dari daerah tersebut. Seringkali timbul pertanyaan sebenarnya apa yang saya nikmati dari kopi dan rokok. Beberapa waktu yang lalu aku mungkin tidak bisa jawab. Atau kadang aku jawab, “mereka teman setiaku dalam kesendirian.”
Hingga pagi ini kusadari apa sebenarnya hakikat kopi dan rokok tersebut. Kopi itu hitam, kelam, pahit, sedikit gula membuatnya sempurna. Sedang rokok itu hanyalah asap dari tembakau dan paper yang terbakar. Kopi dan rokok pada hakikatnya adalah lika-liku kehidupan. Ada yang tampak pahit, hitam dan kelam tapi ternyata menghasilkan kenikmatan. Ada yang menggamparkan sebagai asap, yaitu kenikmatan hanyalah sementara dan akan segera hilang dihembus angin.

  1. Belum ada komentar.
  1. Belum ada trackback.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.